Home » KELOMPOK KEAHLIAN » Kanker/Oncology » Leukemia Mielogenus Akut: Membedah Fakta, Risiko, dan Cara Menghadapinya

Leukemia Mielogenus Akut: Membedah Fakta, Risiko, dan Cara Menghadapinya

Leukemia Mielogenus Akut: Pemahaman, Gejala, dan Pengobatannya

Leukemia mielogenus akut (LMA) adalah jenis kanker darah yang berkembang dengan cepat, menyerang sel-sel darah putih yang belum matang di sumsum tulang. Penyakit ini termasuk dalam kategori leukemia akut, yang berarti bahwa kondisinya berkembang pesat dalam waktu singkat. LMA mempengaruhi produksi darah normal dan dapat menghambat fungsi tubuh dengan cara yang serius.

Apa Itu Leukemia Mielogenus Akut?

Pada leukemia mielogenus akut, sel-sel mielogenus—yaitu sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi—bermutasi dan berkembang menjadi sel kanker yang tidak normal. Sel-sel ini tidak dapat berfungsi dengan baik dan malah menggantikan sel-sel darah normal yang seharusnya diproduksi oleh sumsum tulang. Akibatnya, tubuh kekurangan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang sehat, yang dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh.

Waspada! Ini 7 Gejala Umum Leukemia atau Kanker Sel Darah pada Anak - Semua  Halaman - Bobo

*gambar ilustrasi

Gejala yang Dapat Terjadi

Gejala leukemia mielogenus akut bervariasi, tetapi beberapa gejala umum yang sering muncul antara lain:

  1. Lelah dan lemas: Penderita sering merasa kelelahan yang tidak wajar, bahkan setelah istirahat.
  2. Penurunan berat badan: Penurunan berat badan yang drastis dan tidak dapat dijelaskan bisa menjadi tanda adanya kanker.
  3. Demam: Penderita seringkali mengalami demam tanpa sebab yang jelas.
  4. Mudah memar atau berdarah: Kekurangan trombosit menyebabkan penderita lebih mudah memar atau mengalami perdarahan, seperti mimisan atau gusi berdarah.
  5. Infeksi berulang: Karena sel darah putih yang tidak normal, tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi.

Faktor Risiko dan Penyebab

Walaupun penyebab pasti leukemia mielogenus akut belum sepenuhnya dipahami, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kondisi ini, termasuk:

  • Usia: LMA lebih umum terjadi pada orang dewasa, terutama mereka yang berusia di atas 60 tahun.
  • Paparan zat berbahaya: Paparan terhadap bahan kimia beracun, seperti benzena, dapat meningkatkan risiko terkena LMA.
  • Riwayat keluarga: Memiliki anggota keluarga yang pernah menderita leukemia dapat sedikit meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami LMA.
  • Kondisi medis lain: Beberapa kondisi medis, seperti gangguan darah lainnya atau pengobatan tertentu (misalnya, kemoterapi untuk kanker lain), juga dapat meningkatkan risiko LMA.

Diagnosis dan Pengobatan

Diagnosis leukemia mielogenus akut biasanya dimulai dengan pemeriksaan fisik dan tes darah. Tes darah akan menunjukkan jumlah sel darah putih yang abnormal, dan seringkali dokter juga akan melakukan pemeriksaan sumsum tulang untuk melihat lebih lanjut sel-sel yang terlibat.

Pengobatan untuk LMA biasanya melibatkan kemoterapi intensif untuk membunuh sel kanker, serta kadang-kadang transplantasi sumsum tulang atau sel induk. Beberapa kasus mungkin memerlukan terapi tambahan, seperti terapi yang menargetkan mutasi genetik tertentu pada sel kanker.

Kesimpulan

Leukemia mielogenus akut adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera. Meskipun pengobatannya bisa berat, kemajuan dalam dunia kedokteran telah meningkatkan angka kesembuhan bagi banyak pasien. Deteksi dini dan pengobatan yang tepat waktu sangat penting untuk meningkatkan peluang sembuh dan kualitas hidup pasien.

Referensi:

  1. American Cancer Society. (2023). "Leukemia – Acute Myeloid Leukemia (AML)"
  2. Mayo Clinic. (2023). "Acute myelogenous leukemia (AML)"
  3. National Cancer Institute. (2023). "Leukemia - Acute Myeloid"

Archives